Ekonomi
Kabupaten Pakpak Bharat sebagai daerah otonom baru yang telah membangun lebih kurang lima tahun merupakan kabupaten pemekaran dari Kabupaten Dairi, yang terdiri dari 8 kecamatan, yaitu: Kecamatan Salak, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kecamatan Pagindar, Kecamatan Kerajaan, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kecamatan Tinada, dan Kecamatan Siempat Rube. Penduduk Kabupaten Pakpak Bharat mayoritas beretnis Pakpak. Potensi terbesar yang mendukung perekonomian masyarakat Pakpak Bharat adalah sektor pertanian. Hal ini dikarenakan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan kondisi alam dan topografinya mendukung sektor pertanian.
Sebagai kabupaten yang masih baru pembangunan infrastruktur seperti gedung perkantoran, jalan, sarana dan prasarana vital lainnya sedang giat dilaksanakan. Lima tahun pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat cukup membawa perubahan dalam keberlangsungan kehidupan masyarakat. Walaupun demikian, masih banyak sumber daya daerah yang harus dibenahi terutama sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Pemanfaatan sumber daya alamnya belum optimal. Masih banyak lahan kosong yang belum dipergunakan, hal ini mungkin diakibatkan karena masih banyak tanah di Kabupaten Pakpak Bharat merupakan tanah adat. Sumber daya manusianya sebaiknya lebih ditingkatkan lagi baik dari segi pendidikan dan kesehatan. Karena tanpa kedua sumber daya itu roda perekonomian di Kabupaten Pakpak Bharat akan mengalami kendala dan menjadi penghambat pembangunan.
Pembangunan yang ingin dicapai adalah terwujudnya kesejahteran masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, Pemerintah Daerah diharapkan dalam melaksanakan percepatan pembangunan daerah dapat memprioritaskan pengembangan ekonomi lokal didasarkan pada pendayagunaan potensi sumberdaya lokal (sumberdaya manusia, sumberdaya kelembagaan, serta sumberdaya fisik) yang dimiliki, dan berupaya membuka keterisolasian daerah tertinggal agar mempunyai keterkaitan dengan daerah maju, meningkatkan mobilisasi masyarakat, modal, dan faktor-faktor produksi lainnya guna menunjang pengembangan ekonomi lokal.
Salah satu indikator untuk melihat perkembangan pembangunan ekonomi dan tingkat kemakmuran suatu daerah adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Melalui PDRB dapat diketahui kinerja ekonomi, pertumbuhan ekonomi, struktur ekonomi dan PDRB Perkapita suatu daerah. Peranan setiap sektor dalam menghasilkan Produk Domestik Regional Bruto merupakan hal yang paling penting untuk melihat gambaran perekonomian dan menjadi bahan perencanaan dalam menentukan arah pembangunan dimasa yang akan datang.
Kinerja Ekonomi
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah salah satu indikator ekonomi makro yang dapat digunakan untuk mengukur perkembangan ekonomi dan stuktur ekonomi suatu daerah, baik yang disajikan atas dasar harga berlaku maupun atas dasar konstan dalam kurun waktu tertentu.
Selama kurun waktu lima tahun terakhir, kinerja ekonomi Kabupaten Pakpak Bharat yang diukur dengan besaran PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dan Atas Dasar Harga Konstan terus mengalami peningkatan.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pakpak Bharat atas dasar harga berlaku tahun 2007 mencapai 230,9 miliar rupiah meningkat sebesar 11,23 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 207,6 miliar rupiah, seperti terlihat pada tabel berikut.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pakpak Bharat
Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku (jutaan Rp)
Tahun 2004 – 2007
|
Lapangan Usaha |
2004 |
2005 |
2006 r) |
2007 *) |
|
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
|
115.654,89 116,01 568,42 558,77 14.401,64 22.052,57 2.008,18 1.945,93 12.202,85 |
126.798,60 120,35 585,01 650,71 17.293,12 24.565,78 2.633,42 2.136,47 13.709,70 |
138.451,64 126,79 602,06 705,68 20.571,89 26.744,74 3.249,61 2.383,12 14.753,85 |
152.243,12
134,20 619,58 759,85 25.008,78 29.092,54 4.073,94 2.664,74 16.314,16 |
|
P D R B |
169.509,26 |
188.493,17 |
207.589,39 |
230.910,90 |
r) angka perbaikan
*) angka sementara
Dengan mengeluarkan faktor inflasi, kinerja ekonomi Kabupaten Pakpak Bharat yang diukur dengan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Pakpak Bharat atas dasar harga konstan 2000 mencapai 137,6 miliar rupiah tahun 2007 meningkat 5,79 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 130,1 miliar rupiah, seperti terlihat pada tabel berikut.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pakpak Bharat
Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan (jutaan Rp)
Tahun 2004 – 2007
| Lapangan Usaha |
2004 |
2005 |
2006 r) |
2007 *) |
|
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
|
81.993,91 79,07 410,38 263,67 8.790,77 13.416,66 1.128,63 1.294,65 8.853,44 |
85.350,58 80,68 413,06 284,35 10.303,62 14.167,19 1.273,51 1.362,01 9.880,78 |
88.655,27 84,12 415,75 306,24 12.030,88 15.171,13 1.397,45 1.423,71 10.603,20 |
92.134,62 87,98 418,43 328,58 14.049,04 16.157,28 1.551,90 1.509,47 11.386,30 |
|
P D R B |
116.231,17 |
123.115,78 |
130.087,76 |
137.623,60 |
Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkualitas merupakan salah satu sasaran yang perlu dicapai dalam pelaksanaan pembangunan agar kesejahteraan masyarakat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan PDRB atas dasar harga konstan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan PDRB sejak 5 (lima) tahun terakhir atas dasar harga konstan. Pertumbuhan ekonomi dihitung dari perbandingan antara pertambahan PDRB dua tahun berurutan terhadap total PDRB tahun sebelumnya atas dasar harga konstan. Digunakannya harga konstan untuk menghindari perubahan harga, sehingga pertumbuhan yang dimaksud murni (riil) sebagai nilai tambah yang tidak dipengaruhi oleh faktor inflasi.
Pertumbuhan ekonomi yang positif menunjukkan adanya peningkatan perekonomian, sebaliknya apabila negatif menunjukkan adanya penurunan. Tingkat keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan di suatu daerah dapat dilihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapai. Pertumbuhan ekonomi ini juga merupakan suatu gambaran mengenai dampak kebijaksanaan pembangunan yang dilaksanakan di suatu daerah khususnya bidang ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun 2007 yang ditunjukkan oleh laju pertumbuhan PDRB atas harga konstan mengalami peningkatan, yaitu sebesar 5,66 persen tahun 2006 menjadi 5,79 persen pada tahun 2007. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pakpak Bharat selama 5 tahun terakhir seperti terlihat pada grafik berikut.

Data lengkap silahkan download di sini: Pertumbuhan Ekonomi Pakpak Bharat











